MATERI 1
Pemateri : Pak Ainun Najib
Tema : Perguruan Tinggi di era digital dan revolusi industri
Tantangan terbesar itu bagaimana kita siap menggunakan teknologi dengan baik bukan malah merugikan diri sendiri.kuadran era AI itu kreativitas dan kemanusiaan, kuadran tersebut membantu kita dalam menghadapi AI zaman sekarang.Dulu AI itu spesifik bukan yang generik. Sekarang hampir semua pekerjaan diotomasi oleh AI.
ada 2 hal yang secanggih canggihnya AI 2 hal ini tidak akan bisa tergantikan yaitu :
1. Kreativitas : kemampuan berfikir kreatif ,kemampuan berfikir cerdik, bisa menciptakan ide-ide baru.
2. Rasa Kemanusiaan : seperti emphaty,AI tidak bisa memiliki rasa kemanusiaan, AI hanya bisa meniru yang sudah pernah dia lihat tidak benar-benar memahami itu.
*bagaimana kita mempersiapkan diri di zaman sekarang yaitu dengan pastikan bahwa kita mempunyai skill terutama skill kreativitas dan kemanusiaan.jika kita tidak punya kreativitas dan rasa kemanusiaan pasti akan 100% diambil alih oleh AI. contoh : seperti di amazon warehouse/e-commerceitu sudah 100% robot atau biasa disebut fully automated.
*dampak : perubahan dari yang menghafal menjadi kemampuan berfikir kreatif,kemampuan problem solvingmenjadi kolaborasi antara AI dengan manusia.
*prinsip dalam menggunakan AI
1.adab : akhlak digital dalam bertanya dan berfikir
2.akses :teknologi harus memudahkan, bukan meminggirkan
3.amanah data : jaga data pribadi, minimalkan PII
4. Akurasi : verifikasi sumber, terutama dunia kesehatan
5. akuntabilitas : catat dimana AI membantu dan batasnya
MATERI 2
Pemateri : Dr. Nurul Ghufron, S.H., M.H.
Tema : generasi muda berintegrasi anti korupsi
orang kaya yang korupsi itu karena kekayaan itu tidak pernah memuaskan. akibat dari korupsi diantaranya adalah SDM dan harapan bangsa hancur.
*United Convention Against Corruption(UNIAC)/ UU No.7 tahun 2006 :
1.merusak demokrasi
2. merusak pasar, harga dan persaingan usaha yang sehat
3. pelanggaran hak asasi manusia
4. menyebabkan kejahatan lain berkembang
5. meruntuhkan hukum, menurunkan kualitas hidup atau pembangunan berkelanjutan
*9 nilai anti korupsi : jujur,peduli,mandiri,disiplin,tanggung jawab,adil,berani,sederhana,kerja keras
*macam-macam korupsi : grand corruption, pretty corruption, polotical corruption
*contoh korupsi : kerugian keuangan negara, suap menyuap, penggelapan dalam jabatan,perbuatan curang,pemerasan.
* fakta-fakta kodisi karakter bangsa: budaya mengantre, disiplin lalulintas, ketertiban jalan raya.
*korupsi versi mahasiswa : terlambat, gratifikasi ke dosen, titip absen, plagiat, mencontek, penyalahgunaan dana beasiswa.
* dengan memiliki budaya mengantre bisa menumbuhkan beberapa karakter seperti manajemen waktu yang baik, menghormati hak orang lain, hidup teratur, punya rasa malu,jujur,kreatif,bersosialisasi.
*strategi pemberantasan korupsi : penindakan, perbaikan sistam, edukasi dan kampanye, peran serta masyarakat.
*pelaku korupsi berdasarkan latar belakang pendidikan biasanya S1 keatas itu berarti mereka berpendidikan tetapi tidak berintegritas.
*korupsi itu berakar dari cinta dunia.
MATERI 3
Pemateri : Muslikha Nourma Rhomadhoni, S.KM., M.Kes.
Tema : Pengenalan keselamatan, kesehatan kerja, dan lingkungan(K3) di perguruan tinggi
tujuan penerapan K3L:
1. mencegah kecelakaankerja dan penyakit akibat kerja.
2. melindungi lingkungan dari pencemaran dan kerusakan.
3. meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan dan kesejahteraan pekerja.
4. mendukung pencapaian Sustainable Development Goals(SDGs)
5. menjadi pilar pembangunan menuju Indonesia Emas 2045
prinsip penerapan K3L:
1.pencegahan lebih baik daripada penanggulangan
2. kepatuhan regulasi: UU K3, UU Lingkungan, dan PP No. 50/2012 tentang SMK3
3. inovasi teknologi hijau dan ramah lingkungan
4. penguatan budaya keselamatan dan keberlanjutan
5. partisipasi semua pihak : pemerintah, perusahaan, pekerja, masyarakat.
Strategi K3 lingkungan menuju Indoesia Emas :
1.pendidikan dan pelatihan: meningkatkan literasi K3L sejak dini
2.penguatan regulasi: penegakan hukum yang konsisten terhadap pelanggaran K3 dan lingkungan
3. Green Industry: penerapan produksi bersih, energi terbarukan, circular economy
4. Digitalisasi K3L: pemanfaatan loT,AI, dan big data untuk monitoring keselamtan dan lingkungan
5. Budaya keselamatan nasional: menjadikan K3L sebagai bagian dari jati diri bangsa.
potensi bahaya dan kendalikan resiko:
1.definisi:
*segala sesuatu yang berkemungkinan menimbulkan kerugian, cedera, penyakit, kerusakan atau dampak negatif lainnya apabila tidak dikendalikan.
*sumber resiko yang bisa menyebabkankecelakaan atau kerusakan bila terjadi kontak dengan manusia, lingkungan, atau aset. contoh:
a. fisika : kebisingan,radiasi, getaran,suhu ekstrem
b. kimia : paparan bahan beracun, mudah terbakar,atau korosif
c.biologi : bakteri, virus, jamur, parasit
d. mekanik : mesin dengan bagian bergerak,alat tajam, kendaraan
e. psikososial : stres kerja, beban kerja berlebih, konflik interpersonal
*kesimpulan : potensi bahaya bukanlah kecelakaan itu sendiri, tetapi faktor penyebab yang bisa menimbulkan kecelakaan atau kerugian bila tidak dikelola.
Facebook : https://www.facebook.com/unusaofficialfb
- Instagram : https://www.instagram.com/unusa_official/
Twitter ( X ) : https://x.com/unusa_official?lang=en
Tiktok : https://www.tiktok.com/@unusa_official
buka juga blog teman saya : https://lisansia.blogspot.com/2025/09/my-digital-portofoliopkkmb-unusa.html

